Biaya Kuliah Universitas Tarumanagara (UNTAR) Tahun 2020/2021

Pusat Informasi Biaya Kuliah menyampaikan informasi tentang Biaya Kuliah Universitas Tarumanagara (UNTAR) Tahun 2020/2021, semoga informasi ini bermanfaat


Biaya Kuliah Perguruan Tinggi UNTAR Jakarta

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, setiap perguruan tinggi selalu memiliki beberapa rincian biaya perkuliahan yang harus dipenuhi. Berikut ini adalah rincian biaya perkuliahan yang harus kamu siapkan jika ingin masuk ke universitas, antara lain:

UKT dan BOP

PTN selalu diidentikkan dengan biaya perkuliahan yang murah dari pada perguruan tinggi swasta. Karena, setelah kamu lulus seleksi dan berhasil menjadi bagian dari PTN, kamu hanya diminta untuk mempersiapkan biaya kuliah perguruan tinggi unggal atau menyiapkan biaya operasional pendidikan. Hal ini tergantung dari perguruan tinggi tujuan kamu, Apakah perguruan tersebut menerapkan BOP atau UKT.

Untuk jumlah besaran UKT dan BOP setiap universitas tidak selalu sama. Hal ini tergantung dari kebijakan setiap universitas. Perbedaan paling dasar dari BOP dan UKT adalah dari sistem perhitungan besaran biaya. Jika UKT selalu dihitung dari prinsip keadilan dan sangat berbeda dengan BOP.

UKT dalam hal ini berarti bahwa adil dari kemampuan setiap mahasiswanya dalam membayar uang kuliahnya. Maka dari itulah, umumnya setiap UKT akan dipisahkan ke dalam beberapa golongan. Jadi, hal ini tergantung dari kemampuan setiap keluarga mahasiswa, masuk di golongan mana.

Dalam hal ini, biasanya terdapat 6 kelompok untuk mempersiapkan biaya UKT. Kelompok 1 umumnya berada dalam nominal Rp 500.000, -. Kelompok 2 sebesar Rp 1.000.000, -. Kelompok 3 sebesar Rp 2.500.000, -. Kelompok 4 sebesar Rp 4.000.000, -. Kelompok 5 sebesar Rp 5.000.000, -. Kelompok 6 sebesar Rp 6.000.000, -.

Sedangkan untuk BOP memiliki prinsip yang sama sesuai pembagian dari ranah ilmu jurusan dan kebutuhan mahasiswanya. Untuk ranah ilmu setiap jurusannya sendiri umumnya terbagi atas 4 kelompok. Yaitu, ranah sains, sosial humoniora, rekayasa, dan kedokteran. Beberapa kategori kelompok tersebut dibuat karena setiap jurusan pasti mempunyai kebutuhan yang tidak sama.

Misalnya saja, untuk ranah sosial humaniora. Ranah pendidikan ini hampir tidak butuh praktikum ataupun laboratorium. Itu artinya biaya pendidikan yang dikeluarkan kecil. Berbeda sekali dengan ranah rekayasa, sains, dan kedokteran. Ketiganya membutuhkan laboratorium dan selalu ada kegiatan praktikum. Sehingga, hal ini membuat biaya perkuliahannya juga lebih besar.

Sedangkan untuk kebutuhan kegiatan mahasiswa disetiap jurusan terbagi atas 3 kelompok. Yaitu, jurusan yang butuh keterampilan untuk pelengkap, jurusan yang terfokus dalam keilmuan saja, dan jurusan yang butuh pengalaman praktik secara intensif. Sementara itu, untuk besaran setiap universitas selalu tidak sama.

Uang Pangkal dan SKS

Jika kamu mendaftar di sebuah perguruan tinggi negeri, maka setelah membayar BOP atau UKT, kamu tidak perlu lagi membayar biaya untuk pendidikan yang lain. Karena semua biaya yang dibayarkan sudah termasuk dalam biaya praktikum, laboratorium, dll. Sedangkan untuk PTN jalur masuk mandiri umumnya akan menerapkan biaya awal masuk, seperti uang pangkal. Hal seperti ini bisa Anda temukan juga pada setiap perguruan tinggi swasta.

Karena dalam sebuah perguruan tinggi swasta tidak menerapkan kebijakan BOP atau UKT. Hampir setiap perguruan tinggi swasta selalu meminta calon mahasiswa untuk membayar uang gedung. Namun, biaya tersebut hanya dikeluarkan satu kali saja selama perkuliahan berlangsung. Yaitu, dari awal kamu masuk ke dalam universitas tersebut.

Biaya ini umumnya sudah dimasukkan ke dalam rincian biaya perguruan tinggi swasta. Karena dalam setiap PTS umumnya pembiayaan perkuliahan dan juga uang gedungnya ditanggung mandiri oleh pihak institusi universitas tanpa bantuan subsisdi pemerintah. Tidak hanya itu saja, umumnya dalam setiap universitas swasta mewajibkan para mahasiswanya membayar uang semester dengan nominal yang sama dan tetap, seperti UKT.

Uang semester ini dibayar pada awal semester. Untuk jumlahnya sendiri di setiap jurusan dan universitas selalu tidak sama. Selain harus membayar biaya semester, dalam beberapa universitas swasta umumnya dikenakan biaya yang lain seperti biaya SKS (satuan kredit semester).

SKS sendiri merupakan salah satu bagian dari setiap mata kuliah yang diambil pada semester itu. Setiap satu mata kuliah umumnya tersusun atas 2 hingga 4 SKS. Jadi, setelah kamu membayar biaya semesternya, masih ada lagi rincian biaya yang lainnya yang harus dibayarkan. Yaitu, biaya setiap SKS dengan nominal yang tergantung dari seberapa banyak SKS yang diambil setiap semester. Hal ini berlaku sama untuk biaya praktikum/ laboratorium.

Biaya Tambahan Lain

Umumnya, tidak semua mata kuliah ada kegiatan praktikum ataupun membutuhkan laboratorium. Namun, jika kamu mengambil jurusan kedokteran, teknik, dan science maka kamu tidak akan asing dengan kegiatan praktium di laboratorium tersebut. Untuk itu kamu harus bersiap siap membayar biaya tambahan pendidikan tersebut.

Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa umumnya rincian biaya perkuliahan perguruan tinggi yang harus dibayar meliputi biaya semester. Termasuk BOP atau UKT, biaya setiap SKS, uang gedung/uang pangkal, dan juga biaya tambahan lainnya untuk kegiatan praktikum di sebuah laboratorium.

Selain beberapa biaya tersebut, kamu juga harus mempersiapkan uang tambahan yang lain. Yaitu, perlengkapan kuliah, seperti alat tulis, buku, tas, dll. Selain harus mempersiapkan perlengkapan untuk kuliah, kamu juga harus mempersiapkan biaya hidup. Terlebih jika kamu tinggal jauh dari rumah. Sehingga, kamu harus tinggal di kos atau kontrakan. Maka dibutuhkan biaya lainnya yang lebih besar lagi. Sehingga, perhitungan rincian biayanya harus benar-benar diperhatikan dengan baik.

Biaya Kuliah Perguruan Tinggi Tarumanagara TA 2020/2021

Biaya kuliah perguruan tinggi Universitas Tarumanagara di tahun ajaran 2020/2021 telah mengalami peningkatan dibandingkan biaya di tahun ajaran sebelumnya. Peningkatan biaya perkuliahan tersebut meliputi BPP dan biaya SKS. Karena biaya SKS-nya sekarang adalah Rp 375.000, – setiap SKS. Itu artinya biaya SKS saat ini mulai naik sebesar Rp 50.000, – dari pada biaya SKS di tahun lalu.

Bila dihitung rata-ratanya, maka peningkatan biaya perkuliahan di Universitas Tarumanagara sebesar 1,3 jutaan rupiah setiap semester. Itu artinya, peningkatan biaya kuliah perguruan tinggi rata-ratanya mencapai 11% setiap tahun.

Biaya Kuliah Perguruan Tinggi UNTAR 2019

Biaya kuliah Perguruan Tinggi UNTAR berdasarkan program studinya terdiri atas berikut ini:

Program Studi Pendidikan Dokter & Profesi Dokter

Biaya SPP*: Rp 350.000.000, –

Biaya BPP: Rp 28.000.000, –

Biaya per BLOK (1 blok terdiri dari 8-10 SKS : Rp 3.500.000, –

Jumlah SKS: 3

Biaya Kuliah SMT 1**: Rp 38.500.000, –

Program Studi Arsitektur

Biaya SPP*: Rp 45.000.000, –

Biaya BPP: Rp 12.500.000, –

Biaya per SKS: Rp 375.000, –

Jumlah SKS: 20

Biaya Kuliah SMT 1**: Rp20.000.000, –

Program Studi Teknik Sipil

Biaya SPP*: Rp 25.000.000, –

Biaya BPP: Rp 12.000.000, –

Biaya per SKS: Rp 375.000, –

Jumlah SKS: 21

Biaya Kuliah SMT 1**: Rp 19.875..000, –

Dan masih banyak program studi UNTAR yang lainnya. Namun, Rincian Biaya Kuliah Perguruan Tinggi UNTAR Jakarta ini bisa berubah-ubah. Maka dari itulah untuk informasi selengkapnya silahkan kunjungi Universitas Tarumanagara secara langsung.

Mungkin Anda Tertarik



Bikin Polling di PollingKita.com, Informasi Lowongan Kerja di www.InfoKerja.net, Informasi Biaya di www.Biaya.info